Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Literasi Digital, Upaya Membangun Peningkatan Kompetensi Digital GTK dan Peserta didik di lingkungan SMAN 1 Rowokele

Pada tanggal 26 Juli 2024, SMAN 1 Rowokele mengadakan  Workshop Peningkatan Kompetensi GTK di SMAN 1 Rowokele dengan tema "Peningkatan kompetensi GTK untuk peningkatan kreativitas dan kemandirian serta peningkatan literasi peserta didik", yang dimulai pukul 08.00 WIB. Dalam workshop ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan fokus pada pengembangan kreativitas dan kemandirian siswa. Acara ini dihadiri oleh Dr. Abdul Haris, M.Sc, seorang ahli dalam bidang pendidikan, yang memberikan presentasi berjudul "Literasi Digital". Workshop ini bertujuan untuk membekali para guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian siswa melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam sesi presentasinya, Dr. Abdul Haris membahas pentingnya literasi digital di era modern ini, di mana teknologi memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Peningkatan Kr...

International Conference on Cross-Cultural Religious Literacy (IC-CCRL) 2024: Membangun Dialog Antarbudaya dan Antaragama

Gambar
Pada tanggal 10-11 Juli 2024, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Leimena Institute mengadakan Konferensi Internasional tentang Literasi Agama Lintas Budaya (IC-CCRL) di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat. Acara ini bertujuan untuk memperkuat dialog antarbudaya dan antaragama serta mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang pluralisme di tengah masyarakat global yang semakin terhubung. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi, membuka secara resmi Konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya atau International Conference on Cross-Cultural Religious Literacy (IC-CCRL).  Konferensi internasional LKLB  diadakan selama dua hari yang diikuti lebih dari 160 peserta luring dan 4.000 peserta daring dari dalam dan luar negeri. Menteri Luar Negeri dalam pidato kuncinya menyampaikan pentingnya dialog konstruktif untuk mengatasi berbagai konflik di seluruh dunia. Konflik-konflik ini tidak secara inheren religius, tetapi unsur-un...