Literasi Digital, Upaya Membangun Peningkatan Kompetensi Digital GTK dan Peserta didik di lingkungan SMAN 1 Rowokele

Pada tanggal 26 Juli 2024, SMAN 1 Rowokele mengadakan Workshop Peningkatan Kompetensi GTK di SMAN 1 Rowokele dengan tema "Peningkatan kompetensi GTK untuk peningkatan kreativitas dan kemandirian serta peningkatan literasi peserta didik", yang dimulai pukul 08.00 WIB.

Dalam workshop ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan fokus pada pengembangan kreativitas dan kemandirian siswa. Acara ini dihadiri oleh Dr. Abdul Haris, M.Sc, seorang ahli dalam bidang pendidikan, yang memberikan presentasi berjudul "Literasi Digital".

Workshop ini bertujuan untuk membekali para guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian siswa melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam sesi presentasinya, Dr. Abdul Haris membahas pentingnya literasi digital di era modern ini, di mana teknologi memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.

  • Peningkatan Kreativitas dan Kemandirian

Salah satu topik utama yang dibahas adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk merangsang kreativitas siswa. Dr. Abdul Haris menekankan bahwa guru perlu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menciptakan lingkungan yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Dengan memanfaatkan alat digital seperti perangkat lunak pembelajaran interaktif, video edukasi, dan aplikasi kreatif, guru dapat membantu siswa mengeksplorasi ide-ide baru dan berpikir kritis.

Selain itu, workshop ini juga menyoroti pentingnya kemandirian dalam belajar. Dalam dunia yang terus berkembang dengan cepat, kemampuan untuk belajar mandiri dan mengakses informasi secara mandiri sangat penting. Dr. Abdul Haris memberikan contoh praktis bagaimana literasi digital dapat membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri, dengan memberikan mereka akses ke sumber daya belajar online dan alat-alat untuk mengelola waktu dan tugas secara efektif.

  • Peningkatan Literasi Peserta Didik

Sesi ini juga mencakup diskusi tentang pentingnya literasi digital dalam meningkatkan literasi peserta didik secara keseluruhan. Literasi digital tidak hanya melibatkan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup pemahaman kritis terhadap informasi yang ditemukan di internet. Dr. Abdul Haris mengajarkan para guru bagaimana mengajarkan siswa untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas, mengenali informasi yang valid dan dapat dipercaya, serta memahami etika penggunaan teknologi.

  • Kesimpulan

Workshop ini memberikan wawasan baru bagi para GTK di SMAN 1 Rowokele, dan diharapkan dapat membantu mereka dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif dan efektif. Dengan memanfaatkan literasi digital, diharapkan siswa dapat lebih kreatif, mandiri, dan memiliki keterampilan literasi yang kuat untuk menghadapi tantangan di masa depan.


Komentar